
Arthur Schopenhauer atau yang lebih dikenal dengan nama Schopenhauer, ialah seorang pemikir atau filsuf Idealisme Jerman yang melanjutkan tradisi filsafat pasca-Kant. Dialah yang pertama kali membuka mata terhadap bagian dalam yang gelap dari manusia, yang ada di bawah permukaan kesadaran. Selain itu, Schopenhauer untuk pertama kalinya juga membuka jalan bagi suatu filsafat dan suatu psikologi dari hal yang tak sadar.
Arthur Schonpenhauer adalah putra dari Heinrich Floris dan Johanna Schopenhauer. Lahir dari keluarga bangsawan dan keturunan orang kaya.
Pada tahun 1809, Schopenhauer menjadi mahasiswa di Universitas Gottingen. Dibawah bimbingan Gotlob Ernest Schulze, dia belajar tentang metafisika dan psikologi. Pada tahun 1811 dia mengikuti kuliah seorang filsuf post Kant terkemuka, Johanna Gottlieb Fiechte dan belajar dari seorang teolog Friedrich Schleimachher.
Dalam perkembangan filsafat Schopenhauer, ia dipengaruhi dengan kuat oleh Kant dan juga pandangan Buddha. Pemikiran Kant nampak di dalam pandangan Schopenhauer tentang dunia sebagai ide dan kehendak. Kant menyatakan bahwa pengetahuan manusia terbatas pada bidang penampakan atau fenomena, sehingga benda-pada-dirinya-sendiri (das Ding an sich) tidak pernah bisa diketahui manusia. Misalnya, apa yang manusia ketahui tentang pohon bukanlah pohon itu sendiri, melainkan gagasan orang itu tentang pohon. Schopenhauer mengembangkan pemikiran Kant tersebut dengan menyatakan bahwa benda-pada-dirinya-sendiri itu bisa diketahui, yakni kehendak.
Pada tahun 1860 dengan usia 72 tahun, keadaan Schopenhauer mulai memburuk. Dia pun meninggal pada tanggal 21 September 1860 karena gagal jantung, ketika duduk di bangku sekitar rumahnya.
